
Tawaf adalah salah satu rangkaian ibadah penting dalam ritual haji dan umrah. Secara harfiah, tawaf berarti “berkeliling”, dan dalam konteks ibadah, tawaf merujuk kepada kegiatan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka’bah berada di sebelah kiri. Praktik ini memiliki makna spiritual mendalam bagi umat Islam, sebagai simbol kepatuhan dan pengabdian kepada Allah SWT.
Kata “thawaf” berasal dari bahasa Arab yang berarti “berputar” atau “mengelilingi”. Dalam konteks ibadah, thawaf berarti mengelilingi Ka’bah, yang menjadi pusat kiblat umat Islam di seluruh dunia. Ka’bah bukan hanya simbol kebesaran Allah, tetapi juga menjadi pusat pertemuan spiritual bagi umat Islam, yang datang dari berbagai penjuru dunia untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah.
Thawaf ini melambangkan ketundukan total seorang hamba kepada Tuhannya. Dengan mengelilingi Ka’bah, seorang muslim diingatkan bahwa Allah SWT adalah pusat dari segala kehidupan, dan seluruh aktivitas serta keinginan manusia harus berputar mengelilingi perintah-Nya.
1. Thawaf Ifadhah
Thawaf ifadhah hukumnya wajib. Apabila tidak dikerjakan, maka ibadah haji dianggap tidak sah dan tidak bisa diganti dengan ibadah lain atau denda. Thawaf ifadhah juga sebagai penanda bahwa rangkaian ibadah haji telah selesai dilaksanakan.
2. Thawaf Qudum
Thawaf ini dilakukan oleh jamaah haji ketika pertama kali tiba di Makkah. Ini adalah bentuk penghormatan atau “salam” kepada Ka’bah. Tawaf ini dilakukan dengan berjalan cepat pada tiga putaran pertama, kemudian berjalan sedang di tiga putaran berikutnya, dan berjalan lambat pada putaran terakhir.
3. Thawaf Wada’
Thawaf wada’ adalah tawaf perpisahan, yakni dilakukan ketika akan meninggalkan kota Mekkah. Tawaf wada’ merupakan kewajiban haji yang harus dilakukan dan tidak bisa ditinggalkan. Jika ditinggalkan maka akan berdoa dan wajib diganti dengan dam.
4. Thawaf Sunnah
Thawaf Sunnah Merupakan Thawaf yang dilakukan kapan saja di luar rangkaian haji dan umrah sebagai ibadah sunnah. Tawaf ini tidak memiliki batas waktu tertentu dan dapat dilakukan kapan saja.
1. Pada laki-laki, bagian tengah kain ihram berada di bawah ketiak kanan, kemudian ujung kain diletakkan di atas pundak kiri. Maka, pundak kiri tertutup dan pundak kanan terbuka.
2. Saat sampai di sudut hajar aswad, menciumnya atau memberikan isyarat dengan tangan dan menciumnya, atau bisa juga menyentuhnya dengan tongkat. Hal ini dilakukan setiap satu putaran tawaf.
3. Membaca takbir “Bismilahi wallahu akbar”.
4. Ketika berada di antara Rukun Yamani dan sudut hajar aswad, maka jemaah dapat membacakan: رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
5. Dalam melakukannya, tidak ada doa khusus. Jemaah bisa berdoa apa saja sesuai dengan keinginan.
6. Setelah melakukannya, ke Maqam Ibrahim dan membaca: وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَّقَامِ اِبْرٰهٖمَ مُصَلًّىۗ
7. Dilanjutkan dengan shalat dua rakaat, yang pada rakaat pertama membaca surah Al Kafirun, kemudian rakaat kedua membaca surah Al Ikhlas.
8. Setelah rangkaian pelaksanaanya selesai, disunahkan untuk minum air zam-zam.
Beberapa keutamaan dan hikmah yang didapatkan dari pelaksanaan tawaf adalah:
1. Pengampunan Dosa
Thawaf adalah ibadah yang penuh rahmat. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa setiap kali seseorang melakukan thawaf, dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadits:
“Barangsiapa yang thawaf di Ka’bah tujuh putaran, dan ia tidak mengucapkan sesuatu kecuali kebaikan, maka akan diampuni dosa-dosanya sebesar apapun.”
(HR. Tirmidzi)
2. Mendekatkan Diri kepada Allah
Dengan mengelilingi Ka’bah, seorang muslim diingatkan bahwa seluruh kehidupannya harus berputar di sekitar perintah dan kehendak Allah. Ini menjadi simbol pengabdian total kepada Sang Pencipta.
3. Melatih Kesabaran dan Khusyuk
Thawaf yang dilakukan di tengah kerumunan jamaah mengajarkan pentingnya kesabaran dan ketenangan, serta memperkuat spiritualitas melalui dzikir dan doa yang khusyuk.
Thawaf adalah salah satu ibadah utama dalam pelaksanaan haji dan umrah, yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Dengan memahami Makna , Jenis dan tata caranya, umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih baik dan khusyuk. Tawaf tidak hanya mendekatkan seorang muslim kepada Allah SWT, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kesabaran, ketundukan, dan kepatuhan yang menjadi inti dari kehidupan spiritual.
Segera daftarkan diri Anda untuk umrah atau haji, dan rasakan sendiri ketenangan serta keberkahan yang ditawarkan oleh Thawaf Bersama Rizqunamekkahmadinah dengan Menekan Tombol di bawah ini!
Masjid Bir Ali, yang juga dikenal sebagai Masjid Zul Hulayfah, merupakan salah satu tempat penting dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Terletak sekitar 9 kilometer utara Madinah. Kawasan ini memiliki nama asli Zulhulaifah. Lokasi ini menjadi miqat makani atau batas tempat memulai ibadah umrah dan haji (berihram) bagi para jemaah yang berangkat dari arah... selengkapnya
Sai adalah salah satu ritual penting dalam ibadah umrah dan haji yang dilakukan oleh umat Muslim. Ritual ini melibatkan berjalan antara dua bukit, Safa dan Marwah, sebanyak tujuh kali. Ritual ini tidak hanya merupakan bagian dari rangkaian ibadah yang harus dilaksanakan, tetapi juga memiliki makna dan sejarah yang mendalam dalam Islam. Artikel ini akan menje... selengkapnya
Masjid Qisas di Jeddah adalah salah satu situs keagamaan yang memiliki nilai historis dan budaya yang penting dalam konteks Islam, khususnya di Arab Saudi. Terletak di salah satu kota utama di negara tersebut, Selain fungsinya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga memiliki kaitan historis yang signifikan terkait dengan sistem hukum Islam, khususnya dalam ko... selengkapnya
Belum ada komentar